Laboratorium

Peningkatan Kualitas Perkuliahan Berwawasan Ke-SD-an
1) Peningkatan Kemampuan Mahasiswa dalam Menerapkan Pembelajaran di Kelas Rendah dan Tinggi dengan Menggunakan Kelas Model SD
Mekanisme dan rancangan sub aktivitas ini melalui:
a) Diawali dengan membentuk Tim yang akan melaksanakan kegiatan yang terdiri atas dosen kelompok mata kuliah kependidikan dan mata kuliah bidang studi ke-SD-an.
b) Tim membuat perencanaan kegiatan, antara lain merumuskan standar atau kriteria kelas model SD (Kelas Rendah dan Tinggi) yang akan dikembangkan, menyusun jadwal pelaksanaan kegiatan dan membuat kelas model, jadwal sosialisasi dan implementasi, dan menyusun instrumen monitoring implementasi.
c) Tim melaksanakan kegiatan sosialisasi dan implementasi penggunaan kelas model SD kepada semua dosen yang terkait dengan mata kuliah pembelajaran di SD atau ke-SD-an.
d) Pada akhir kegiatan, melakukan rapat Tim untuk menyusun laporan, evaluasi, dan tindak lanjut kegiatan.

2) Peningkatan Penerapan Pembelajaran Berwawasan ke-SD-an melalui Pemanfaatan Laboratorium Mata Kuliah (Bahasa, Matematika, IPA, IPS/PKn, Seni, Lab Micro Teaching)
Sub aktivitas ini akan dilakukan secara bertahap. Tahap pertama (tahun 1) adalah peningkatan penerapan pembelajaran berwawasan ke-SD-an melalui pemanfaatan laboratorium Bahasa sebagai tempat mahasiswa mengimplementasikan berbagai teori. Tahap kedua (tahun 2) adalah peningkatan penerapan pembelajaran berwawasan ke-SD-an melalui pemanfaatan laboratorium Seni Musik sebagai tempat mahasiswa mengimplementasikan berbagai teori. Tahap ketiga (tahun 3) adalah peningkatan penerapan pembelajaran berwawasan ke-SD-an melalui pemanfaatan laboratorium IPA, IPS/PKn, Bengkel Media/Matematika, dan Micro Teaching sebagai tempat mahasiswa mengimplementasikan berbagai teori.

Mekanisme dan rancangan sub aktivitas setiap tahap (tahun) dilakukan melalui langkah-langkah berikut ini.

Tahap pertama (Tahun 1), kegiatan peningkatan penerapan pembelajaran berwawasan ke-SD-an melalui pemanfaatan laboratorium Bahasa sebagai tempat mahasiswa mengimplementasikan berbagai teori yang telah dipelajari, sebagai berikut:
a) Diawali dengan rapat dosen pengampu mata kuliah bahasa untuk membuat dan mengkaji silabus semua mata kuliah rumpun bahasa, kompetensi dan substansi kajian mata kuliah yang memerlukan layanan laboratorium bahasa atau yang aplikatif.
b) Mengidentifikasi alat-alat laboratorium bahasa yang dibutuhkan, serta sarana pendukungnya.
c) Membentuk tim dosen pengampu mata kuliah bahasa yang akan  menyusun SOP penggunaan laboratorium bahasa dan layanan  laboratorium bahasa berbasis multimedia.
d) Menyusun persiapan implementasi penggunaan laboratorium bahasa.
e) Merancang kegiatan pembelajaran yang memanfaatkan laboratorium bahasa.
f) Menyusun instrumen monev implementasi pelaksanaan aktivitas, serta menyusun jadwal implementasi.
g) Diakhiri dengan melaksanakan rapat Tim untuk menyusun laporan, evaluasi, dan tindak lanjut kegiatan.
 
Tahap kedua (tahun 2), melalui kegiatan antara lain:
a) Peningkatan penerapan pembelajaran berwawasan ke-SD-an melalui pemanfaatan laboratorium IPA sebagai tempat mahasiswa mengimplementasikan berbagai teori yang telah dipelajari, sebagai berikut:
(1) Diawali dengan membentuk Tim (representasi dari Dosen Pengampu mata kuliah IPA Program Studi PGSD FKIP UMP dan dosen Program Studi PGSD, Program Studi Pendidikan Geografi.
(2) Tim Dosen rumpun IPA Program Studi PGSD FKIP UMP melibatkan Dosen Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Program Studi Pendidikan Geografi.
(3) Tim Dosen rumpun IPA Program Studi PGSD FKIP UMP melibatkan Dosen Program Studi PGSD, Program Studi Pendidikan Geografi mengidentifikasi alat dan bahan yang dibutuhkan.
(4) Dilanjutkan dengan menyusun rencana pengembangan Laboratorium IPA, khususnya yang berhubungan dengan biologi.
(5) Tim Dosen rumpun IPA Program Studi PGSD FKIP UMP melibatkan Dosen Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Program Studi Pendidikan Geografi menyusun rancangan pembelajaran yang memanfaatkan alat-alat dan bahan yang ada.
(6) Tim Dosen rumpun IPA Program Studi PGSD FKIP UMP melibatkan Dosen Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Pendidikan Matematika, Pendidikan Bahasa Indonesia, Pendidikan Bahasa Inggris merancang pembuatan pedoman pemakaian alat peraga dan pembuatan SOP penggunaan Laboratorium IPA.
(7) Pada tahap akhir akan diimplementasikan dalam proses perkuliahan rumpun IPA.
(8) Tim mengadakan monitoring, evaluasi, dan tindak lanjut.

b) Peningkatan penerapan pembelajaran berwawasan ke-SD-an melalui pemanfaatan Laboratorium IPS/ PKn sebagai tempat mahasiswa mengimplementasikan berbagai teori yang telah dipelajari, sebagai berikut:
(1) Diawali dengan rapat Dosen Pengampu mata kuliah IPS dan PKn.
(2) Tim Dosen melakukan identifikasi relevansi alat yang sudah ada dengan materi perkuliahan.
(3) Tim Dosen mengidentifikasi alat yang dibutuhkan.
(4) Dilanjutkan dengan menyusun rencana pengembangan Laboratorium IPS/PKn.
(5) Tim Dosen menyusun rancangan pembelajaran yang memanfaatkan alat-alat yang ada.
(6) Tim Dosen merancang pembuatan pedoman pemakaian alat peraga, dan pembuatan SOP penggunaan Lab. IPS/PKn.
(7) Pada tahap akhir akan diimplementasikan dalam proses perkuliahan rumpun IPS/PKn.
(8) Tim mengadakan monitoring, evaluasi, dan tindak lanjut.

c) Peningkatan penerapan pembelajaran berwawasan ke-SD-an melalui pemanfaatan Laboratorium Matematika/Bengkel Media sebagai tempat mahasiswa mengimplementasikan berbagai teori yang telah dipelajari, sebagai berikut:
(1) Diawali dengan rapat Dosen Pengampu mata kuliah Matematika.
(2) Tim Dosen melakukan identifikasi relevansi alat yang sudah ada dengan materi perkuliahan.
(3) Tim Dosen mengidentifikasi alat yang dibutuhkan.
(4) Dilanjutkan dengan menyusun rencana pembuatan bengkel Matematika.
(5) Tim Dosen menyusun rancangan pembelajaran yang memanfaatkan alat-alat yang ada.
(6) Tim Dosen merancang pembuatan pedoman pemakaian alat peraga, dan pembuatan SOP penggunaan Lab. Matematika.
(7) Pada tahap akhir akan diimplementasikan dalam proses perkuliahan rumpun matematika.
(8) Tim mengadakan monitoring, evaluasi, dan tindak lanjut.

d) Peningkatan penerapan pembelajaran berwawasan ke-SD-an melalui pemanfaatan Laboratorium Micro Teachingsebagai tempat mahasiswa mengimplementasikan berbagai teori yang telah dipelajari, sebagai berikut:
Pembelajaran mikro (Micro Teaching) merupakan proses pembelajaran dalam menguasai keterampilan dasar mengajar bagi mahasiswa. Mata kuliah ini sebagai prasyarat mata kuliah Program Pengalaman Lapangan (PPL), sedangkan PPL merupakan muara dari seluruh mata kuliah dalam membentuk berbagai kompetensi guru. Untuk itu dosen pengampu mata kuliah Micro Teaching perlu menguasai penggunaan laboratorium Micro Teaching. Pada Program Studi PGSD FKIP UMP telah memiliki ruangan yang disiapkan untuk menumpang pembentukan keterampilan tersebut. Adapun langkah-langkah dalam meningkatkan keterampilan dasar mengajar sebagai berikut:
(1) Menyusun analisis kebutuhan penggunaan laboratorium Micro Teaching (tenaga operator, alat-alat, jumlah mahasiswa, dan instrumen observasi).
(2) Menata kelengkapan alat-alat laboratorium Micro Teaching.
(3) Melatih operator laboratorium  Micro Teaching.
(4) Sosialisasi cara penggunaan laboratorium Micro Teaching bagi dosen pengampu mata kuliah.
(5) Penyusunan program dan jadwal penggunaan.
(6) Implementasi program.
(7) Monitoring, evaluasi dan tindak lanjut.

Tahap ketiga (tahun 3), kegiatan peningkatan penerapan pembelajaran berwawasan ke-SD-an melalui pemanfaatan laboratorium Seni Musik sebagai tempat mahasiswa mengimplementasikan berbagai teori yang telah dipelajari, sebagai berikut:
a) Diawali dengan rapat Dosen Pengampu mata kuliah Seni Musik.
b) Tim Dosen rumpun Seni Musik melakukan identifikasi relevansi alat yang sudah ada dengan materi perkuliahan.
c) Tim Dosen mengidentifikasi alat yang dibutuhkan.
d) Dilanjutkan dengan menyusun rencana pengembangan Laboratorium Seni Musik.
e) Tim Dosen menyusun rancangan pembelajaran yang memanfaatkan alat-alat yang ada.
f)  Tim Dosen merancang pembuatan pedoman pemakaian alat-alat musik, dan pembuatan SOP penggunaan Lab. Seni Musik.
g) Pada tahap akhir akan diimplementasikan dalam proses perkuliahan rumpun Seni Musik.
h) Tim mengadakan monitoring, evaluasi, dan tindak lanjut.

3) Peningkatan Layanan ICT bagi Mahasiswa dalam Pembelajaran yang Menerapkan Teknologi dan Informasi
Upaya meningkatkan layanan ICT kepada mahasiswa baik untuk keperluan administrasi maupun akademik selain dilakukan secara manual, juga on line tanpa dibatasi ruang dan waktu. Perkuliahan untuk beberapa mata kuliah dapat dilakukan secara on line. Dosen bersangkutan mempunyai acount tersendiri untuk melakukan up load materi kuliah, tugas-tugas maupun bimbingan, mahasiswa dapat down load materi kuliah, tugas-tugas atau ujian, bimbingan baik akademik maupun skipsi secara on line.
Mekanisme dan rancangan sub aktivitas ini adalah sebagai berikut:
a) Diawali dengan membentuk Tim yang akan melaksanakan kegiatan yang terdiri atas dosen kelompok mata kuliah IT.
b) Tim membuat perencanaan kegiatan, antara lain merumuskan standar yang berhubungan dengan rancangan sampai dengan evaluasi, model yang akan dikembangkan, menyusun jadwal pelaksanaan kegiatan dan membuat kelas model yang menggunakan ICT, jadwal sosialisasi dan implementasi, serta menyusun instrumen monitoring implementasi.
c) Kemudian Tim melaksanakan kegiatan dimulai dengan melakukan sosialisasi kepada dosen dan mahasiswa, kemudian   mengimplementasi pada proses pembelajaran pada  mata kuliah yang menggunakan layanan ICT.
d) Tim mengadakan monitoring, evaluasi, dan tindak lanjut.
 
4) Peningkatan Kualitas Proses Pembelajaran melalui Peningkatan Kenyamanan Lingkungan Kelas
Kenyamanan lingkungan kelas merupakan salah satu faktor yang sangat penting dalam kelancaran proses belajar mengajar. Dengan letak geografis dari Program Studi PGSD FKIP UMP  yang terletak di tengah-tengah kota  Kabupaten Banyumas dan Jawa Tengah Bagian Barat Daya, maka memerlukan lingkungan belajar yang nyaman dan memadai. Suasana perkuliahan yang nyaman akan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran. Di samping itu pula setiap dosen dapat melakukan perkuliahan dari semua kelas secara on line dan dapat menampilkan presentasi secara digital sehingga efektifitas pembelajaran bisa tercapai. Mekanisme dan rancangan sub aktivitas ini adalah:
a) Diawali dengan membentuk Tim yang akan melaksanakan kegiatan terdiri dari perwakilan kelompok dosen bidang studi.
b) Tim membuat perencanaan kegiatan, antara lain merumuskan standar atau kriteria kelas kondusif yang akan dikembangkan (5 kelas).
c) Menyusun jadwal pelaksanaan kegiatan.
d) Mengembangkan kelas yang kondusif.
e) Tim menyusun jadwal sosialisasi, implementasi, dan menyusun instrumen monitoring implementasi.
f) Diakhiri dengan rapat Tim untuk menyusun laporan, evaluasi, dan tindak lanjut kegiatan.

b. Peningkatan Kualitas Pengelolaan Laboratorium dan Perpustakaan
1) Peningkatan Kemampuan Laboran
Sampai saat ini upaya-upaya untuk meningkatkan pengelolaan Laboratorium (khususnya Lab. IPA) selalu dilakukan, antara lain mengirimkan staf magang Laboran ke LPTK lain. Akan tetapi Program Studi PGSD FKIP UMP sampai saat ini belum mempunyai tenaga tetap dalam pengelolaan laboratorium yang memenuhi kualifikasi, sehingga pengelolaan laboratorium IPA belum maksimal. Program peningkatan pengelolaan laboratorium IPA diharapkan dapat menjaga alat-alat dan bahan-bahan praktikum IPA serta KIT IPA dengan baik dan benar. Hal ini akan berpengaruh pada kemudahan mahasiswa melakukan praktikum IPA di Laboratorium.
Mekanisme dan rancangan sub aktivitas ini adalah sebagai berikut:
a) Diawali dengan membentuk Tim untuk menentukan staf yang akan melaksanakan kegiatan magang pengelolaan Laboratorium IPA di LPTK yang akan dituju serta pembuatan SPJ dan penandatanganan kontrak bagi staf yang akan magang.
b) Pelaksanaan pengiriman staf magang di Laboratorium IPA Program Studi PGSD FKIP UMP,
c) Diakhiri dengan penyusunan laporan oleh staf magang dan Tim mengadakan evaluasi dan tindak lanjut kegiatan.
 
2) Peningkatan Kemampuan Pustakawan
Sejak diperolehnya PHK PGSD-B telah dilakukan upaya-upaya untuk meningkatkan kualitas layanan perpustakaan, antara lain mengirimkan staf magang ke Pustekkom dan Perpustakaan LIPI Jakarta. Akan tetapi Program Studi PGSD FKIP UMP sampai saat ini belum mempunyai tenaga tetap dalam pengelolaan perpustakaan yang memenuhi kualifikasi, sehingga layanan aktivitas perpustakaan belum maksimal. Program peningkatan kualitas layanan perpustakaan diharapkan akan semakin menambah minat mahasiswa untuk memanfaatkan perpustakaan sebagai sumber belajar. Karena dapat terlayani dengan baik, ketika mahasiswa akan meminjam buku-buku/referensi, jurnal dan lainnya baik secara manual maupun elektronik (perpustakaan maya)
Mekanisme dan rancangan sub aktivitas ini adalah sebagai berikut:
Diawali dengan membentuk Tim untuk menentukan staf yang akan melaksanakan kegiatan magang pengelolaan perpustakaan di LPTK yang akan dituju, yakni di Perpustakaan Program Studi PGSD FKIP UMP dan pembuatan SPJ serta penandatanganan kontrak bagi staf yang akan magang.
Pelaksanaan pengiriman staf magang di Perpustakaan Program Studi PGSD FKIP UMP
Diakhiri dengan penyusunan laporan oleh staf magang dan Tim mengadakan evaluasi, penyusunan laporan, dan tindak lanjut kegiatan.

3) Peningkatan Koleksi Perpustakaan Dengan Buku, Jurnal Nasional dan Internasional, serta Buletin Majalah Ilmiah Lokal.
Sejak diperolehnya PHK PGSD-B telah dilakukan upaya-upaya untuk meningkatkan koleksi perpustakaan, antara lain, menambah koleksi perpustakaan dengan referensi berbahasa Inggris dan berbahasa Indonesia dilengkapi dengan sarana pendukung lainnya. Program ini  antara lain dengan menambah jurnal-jurnal bertaraf nasional dan  internasional, buletin, serta majalah ilmiah lokal. Juga dengan menambah buku-buku, hal ini diharapkan akan semakin menambah minat siswa dalam menggunakan perpustakaan sebagai sumber belajar, kebutuhannya terlayani.
Mekanisme dan rancangan sub aktivitas ini adalah sebagai berikut:
Diawali dengan membentuk panitia dan menentukan judul-judul buku atau jurnal-jurnal Internasional, Nasional, dan Buletin Majalah Ilmiah Lokal dan membuat daftar rincian anggaran koleksi perpustakaan sesuai pagu anggaran yang telah ditentukan pada tahun pertama.
Kemudian dengan bekerjasma dengan bagian pengadaan, melaksanakan tender koleksi perpustakaan dengan mengundang rekanan. Panitia bertanggung jawab atas kepastian judul-judul yang telah dipilih.
Program Studi PGSD FKIP UMP menerima pengiriman buku dari rekanan, serta menyerahkan pada Koordinator Perpustakaan Program Studi PGSD FKIP UMP untuk dibuatkan katalognya, diakhiri dengan mengadakan evaluasi, pelaporan, dan tindak lanjut kegiatan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s